Sabtu, 26 September 2015

Tugas pengembangan Teknik jaringan Lanjut (Network security)

Nama : Ma'rifatun Nafila
Kelas  :XI Tkj6
Guru   : Pak Sutrisna S,Kom
Abstrak : Pengembangan jaringan lanjut Network security
1.Apa yang Dimaksud Dengan Network security/Keamanan Jaringan..?
Keamanan Jaringan  dalam jaringan komputer sangat penting dilakukan untuk memonitor akses jaringan dan mencegah penyalahgunaan sumber daya jaringan yang tidak sah. Tugas keamanan jaringan dikontrol oleh administrator jaringan.

2.Sebutkan Ancaman – Ancaman Keamanan Jaringan .!
Ancaman Jaringan Komputer
·         FISIK

 ·         Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan
 ·         Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
 ·         Wiretapping
 ·         Bencana alam
·         LOGIK
 ·         Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
 ·         Virus
 ·         Sniffing
Salah satu ancaman keamanan jaringan adalah Hacker. Istilah HackerHacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebutmerupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer. Hacker sejati menyebut orang-orang ini ‘kracker’ dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang kracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi hacker.

3. Sebutkan Metode yang Digunakan untuk Mengambil alih kontrol komputer kita !
·       Mengambil alih komputer orang lain lewat net control

Mengambil alih komputer orang lain lewat net control. Net Control Program ini berguna untuk melakukan remote (take control) pada computer lain. Termasuk pengambilan fungsi keyboard dan mouse dan komputer client sebagai induk dapat menjalankan dan mengendalikan computer di bagian server (disebut computer yang sedang dikendalikan / Remote Computer).
Fungsi fungsi program termasuk lumayan lengkap dan dapat melakukan remote di beberapa computer dengan satu buah computer induk atau client. Computer yang mengatur disebut sebagai client sedangkan computer yang akan diatur atau dikendalikan disebut sebagai server. Computer client adalah computer induk dimana dapat melihat kegiatan computer lain.
Untuk membahas NetControl computer dibagi menjadi 2 :
* Computer Client atau yang akan mengendalikan computer lain
* Computer Server atau computer host atau computer yang akan dikendalikan oleh computer lain
Untuk tahap awal, Program Net Control harus di install pada sisi client dan server. Program Net Control juga dapat mengaktifkan kedua fungsi pada 1 buah program. Untuk mengetahui apakah ada computer yang aktif mengunakan sesi Server untuk di kontrol, ketika program bekerja cukup di clik pada bagian fungsi search dengan gambar kaca pembesar (Magnifier) atau pemakai juga dapat memasukan nama IP dari masing masing computer yang akan diambil alih. Disisi server yang akan dikendalikan juga dapat dimasukan IP computer siapa saja yang dapat masuk untuk mengambil alih computer server.
Apa saja fungsi yang ada pada program Net Control. Fungsi dari program ini sendiri adalah mengambil alih computer lain pada suatu jaringan network (LAN). Computer client atau induk computer dapat melihat kegiatan computer lain pada layar monitor computer induk. Fungsi ini disebut WinVNC, dimana layar computer yang menjadi server dapat ditampil pada computer client. Dan tidak itu saja, computer client juga dapat melakukan control seperti membuka atau menutup aplikasi dari computer server. Pada gambar dibawah ini adalah contoh ketika 2 buah computer mengunakan software Net Control. Monitor kiri adalah computer server yang dikendalikan oleh komputer disebelah kanan. Pada computer gambar kanan, dapat memperlihatkan gambar layar monitor pada computer kiri. Fungsi keyboard pada monitor dan mouse di komputer server dan client dapat berjalan bersamaan.
Fungsi program lainnya, Net Control di computer client yang sedang melihat computer layar monitor computer server dapat juga mengirim gambar ke computer server, sehingga pemakai pada computer server dapat mengetahui bahwa computer tersebut dalam status dikendalikan oleh computer lain yaitu computer client.
Untuk fungsi pengendalian dari program Net Control sangat banyak. Fungsi File manager, fungsi ini adalah membuka file manager untuk mengcopy, rename atau menjalankan program pada computer server yang sedang dikendalikan. Tidak itu saja, pada Net Control, semua file pada directory dapat diremote oleh computer client sebagai computer induk tanpa ijin pemilik computer server untuk melakukan sharing file, karena Net Control menganggap otorisasi sudah diberikan secara langsung untuk mengaccess seluruh isi harddisk atau storage lainnya. Fungsi ini berguna untuk melakukan backup data pada computer lain.
Mengambil alih komputer orang lain lewat net control. Atau untuk saling chat antar computer didalam sebuah jaringan computer, bahkan dapat computer client dapat memberikan pesan penuh pada layar computer server. Bahkan Net Control dapat mengirim pesan secara penuh pada layar computer, yah mungkin saja teman anda akan sulit membaca text kecil dan dengan memberikan pesan dengan gambar penuh akan teman anda akan lebih memperhatikan.
Yang menarik, computer server dapat dikunci untuk fungsi mouse dan keyboard melalui computer client yang sedang mengambil alih Lalu apakah di sisi server yang akan dikendalikan tidak memiliki pengaman
Untuk mengunci komputer lain, pemakai computer server juga harus memberikan otorisasi penuh ke IP atau computer client yang ada. Di sisi server juga dapat ditempatkan password sebagai pengaman, juga bila pemakai pada computer server, maka program dapat dimatikan sistem pengendaliannya. Atau membatasi computer siapa saja yang dapat mengambil alih , bila perlu program Net Control dapat mengawasi dari dari pihak client agar memberikan pesan dahulu sebelum computer lain ingin mengambil alih. Fungsi pengaman ini dapat dilakukan oleh fungsi setup agar pemakai di computer server mengetahui apakah computer lain masuk untuk mengambil alih atau Net Control tidak langsung di load ketika computer melakukan boot.
Mengambil alih komputer orang lain lewat net control. Menariknya Client computer dapat mengaccess beberapa computer lainnya, jadi tidak hanya 1 buah computer yang dapat di kontrol melainkan dapat mengambil alih serta memantau dari beberapa computer lainnya dengan satu buah client computer. Untuk capture screen atau virtual desktop dengan fungsi WinVNC sendiri akan mengambil bandwidth dari sebuah network , karena gambar secara realtime di tranfer ketika computer server dikendalikan. Bila membuka layar monitor dari computer server sebaiknya tidak terlalu banyak karena cara ini akan memakan trafik pada LAN.
Pemanfaatan program ini sangat berguna bagi para IT dimana harus mengatur atau memantau beberapa computer. Mungkin saja disuatu area kerja dengan banyaknya computer bisa saja seseorang lupa mematikan computer, dan petugas IT dapat mematikan dari jauh dengan melihat dan memberikan pesan. “mas computer udah enga dipake yah, aku mau pulang nih dan jam 12 malem dimatikan semua” dan blep computer dimatikan dari tempat kerja bagian IT tepat pada jam 12 ketika petugas mengaktifkan shutdown all dari program Net Control.

4. Sebutkan tipe-tipe firewall (filtering firewall,Proxy,Enkripsi,IDS/IPS, topologi jaringan, Port scanning, Backup data.) !
·         Paket filtering firewall adalah salah satu jenis teknologi keamanan yang digunakan untuk mengatur paket-paket apa saja yang diizinkan masuk ke dalam sistem atau jaringan dan paket-paket apa saja yang diblokir. Packet filtering umumnya digunakan untuk memblokir lalu lintas yang mencurigakan yang datang dari alamat IP yang mencurigakan, nomor port TCP/UDP yang mencurigakan, jenis protokol aplikasi yang mencurigakan, dan kriteria lainnya.
·         Proxy firewall adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet.Proxy Server bertindak sebagai gateway terhadap dunia Internet untuk setiap komputer klien. Web server yang menerima request dari proxy server akan menginterpretasikan request-request tersebut seolah-olah request itu datang secara langsung dari komputer klien, bukan dari proxy server.
·         Enkripsi
Teknik pengkodean data yang berguna untuk menjaga data / file baik di dalam komputer maupun pada jalur komunikasi dari pemakai yang tidak dikehendaki. Enkripsi diperlukan untuk menjaga kerahasiaan data.
·         IPS  atau Intrusion Prevention System yaitu merupakan suatu kombinas antara fasilitas blocking capabilities dari suatu firewall dan kedalaman inspeksi paket data dari intrusion detection system. IPS atau Intrusion Prevention System tugasnya membuat akses kontrol dengan cara melihat konten aplikasi dari pada melihat IP address atau ports yang biasanya dilakukan oleh firewall. Sistem setup IPS sama dengan sistem setup IDS, IPS mampu mencegah serangan yang datang dengan bantuan administrator secara minimal atau bahkan tidak sama sekali.
·         IDS atau Intrusion Detection System yaitu sebuah aplikasi perangkat lunak atau perangkat keras yang dapat mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dalam sebuah sistem atau jaringan.
·         topologi jaringan adalah suatu tehnik untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya yang merangkai menjadi sebuah jaringan, dimana penggunaan topologi jaringan didasarkan pada biaya, kecepatan akses data, ukuran maupun tingkat konektivitas yang akan mempengaruhi kualitas maupun efiensi suatu jaringan.
·         Port Scan adalah awal dari masalah besar yang akan datang melalui jaringan, untuk itu perlu mendeteksi adanya Port Scan. Port Scan merupakan awal serangan dan hasil Port Scan membawa beberapa informasi kritis yang sangat penting untuk pertahanan mesin & sumber daya yang kita miliki. Keberhasilan untuk menggagalkan Port Scan akan menyebabkan tidak berhasilnya memperoleh informasi strategis yang dibutuhkan sebelum serangan yang sebetulnya dilakukan.Salah satu pionir dalam mengimplementasikan teknik port scanning adalah Fyodor. Ia memasukkan berbagai teknik scanning kedalam karyanya yang amat terkenal: nmap. Di bawah ini disajikan teknik-teknik port scanning yang ada.

·         Pengertian backup data adalah memindahkan atau menyalin kumpulan informasi (data) yang tersimpan di dalam hardisk komputer yang biasanya dilakukan dari satu lokasi/perangkat ke lokasi/perangkat lain. Data atau kumpulan informasi tersebut bisa berupa file dokumen, gambar, video, audio, system windows, driver, atau software/program tertentu.

Jumat, 25 September 2015

Cara Setting DHCP, HTTP dan DNS Server.

Nama : Ma'rifatun Nafila
Kelas  : XI Tkj6
Guru   : Pak Selamet Hariadi S,Kom
Abstrak : Cara Setting DHCP, HTTP Dan DNS Server.
         
                          Cara Setting DHCP, HTTP dan DNS Server
Langkah - Langkahnya Di Bawah ini..
1. Buka aplikasi Cisco Packet Tracer.
2.Lalu letakan atau Tempelkan  Perangkat - Perangkat Yang di butuhkan, seperti Gambar di bawah ini :    
        
3. Klik Server, pilih Config, Lalu Pilih DHCP , Masukan Default Gateway, DNS Server, IP dan juga Subnetmasknya. Seperti di bawah ini :
              
4. Lalu klik Server - Desktop - Pilih IP Configuration, Lalu setting IP nya..
             
5. Setelah Selesai menyeting IP Configuration. Langkah Selanjutnya Setting DNS nya. Masukkan Addresnya dengan IP nya DNS Server. Lalu ON kan Dan pilih Add.

 


















6. Setelah Selesai Setting DNS Lalu Setting HTTP nya, Ganti Kata Cisco Packet Tracer Dengan Nama Kita masing - masing & juga kelas kita..                
             
7. Setelah Setting HTTP Selesai, Kita Tinggal mengecek berhasil tidaknya pada PC & Laptop. dengan cara klik PC plih IP Configuration, Pilih DHCP. Secara otomatis jika berhasil IP nya akan muncul setelah Kita milih DHCP.
            
8. Langkah Pengecekan yang selanjutnya, Klik PC maupun Laptop  pilih Web Browser.
            
9. Langkah Selanjutnya Setelah buka Web Browser. Ketikan Pada kolom URL Dengan Hostname yang kamu masukan Pada DNS Tadi, misalnya : www.Nafila.com Seperti di bawah ini..

            
10. Jika Sudah Muncul Seperti Di atas Berarti Setting telah Berhasil di lakukan....
  Terimaksih. Mungkin Hanya itu yang bisa saya Post, Semoga Bermanfaat....



    

Senin, 21 September 2015

Tugas Pengembangan Jaringan Lanjut (QoS)

Nama                   :Ma’rifatun Nafila
Kelas          :XI TKJ
Adviser       : Sutrisna,S.Kom
Mapel                   :TKL (Teknik Komputer Lanjutan)
                              Materi QoS
1.Jelaskan Definisi QoS ....!
Definisi QoS
Quality Of Service atau QoS  digunakan untuk mengukur tingkat kualitas koneksi jaringan TCP/IP internet/intranet. Ada beberapa metode untuk mengukur kualitas koneksi seperti bandwidth oleh user,ketersediaan koneksi,latency,losses dll.
2. Apa yang di maksud dengan bandwitd, latency, losses,
 availability..?
Ø  Bandwidth
    Bandwidth adalah kapasitas/daya tampung kabel ethernet agar dapat dilewati trafik paket data dalam jumlah tertentu. Bandwith juga bisa berarti jumlah komsumsi paket data persatuan waktu dinyatakan dengan satuan bit/second (Bps). Bandwidth internet disediakan oleh provider internet dengan jumlah tertentu tergantung sewa pelanggan.
Ø  Latency
   Jika kita mengirimkan data sebesar 3 Mbyte pada saat jaringan sepi waktunya 5 menit tetapi pada saat ramai 15 menit, hal ini disebut Latency. Latency pada saat jaringan sibuk berkisar 50-70 Msec.
Ø  Losses
     Losses adalah jumlah paket yang hilang saat pengiriman paket data ketujuan, kualitas terbaik dari jaringan LAN / WAN memiliki jumlah Losses paling kecil.
Ø  Availability
     Berarti ketersediaan suatu layanan Web, SMTP, POP3 & aplikasi pada saat jaringan LAN/WAN sedang sibuk maupun tidak.  
3. Jelaskan Traffic control pada QoS ....! 
Traffic Control
Traffic jaringan berhubungan dengan paket data yang di bangkitkan oleh kartu Ethernet pada komputer.
4. Bagaimana cara pengontrolan QoS (packet scheduler, token buchetfilter, fifo, random early detection).. . . .? 
Cara pengontrolan QoS
·        Paket scheduler
mengatur panyampaian arus paket yang berbeda di dalam Host & router yang di dasarkan atas kelas layanan, penggunaan antri managemen & berbagai penjadwalan algoritma. Suatu scheduler juga harus dapat menjaga ketertiban/ membentuk lalu lintas untuk di cocokan dengan suatu tingkatan layanan tertentu.Paket scheduler juga disebut dengan queing discipline.yaitu antrian dalam setiap kartu ethernet yang dipergunakan untuk menyimpan antrian paket data,paket data masuk/keluar melalui qdisc.
·         Token buchet filter(TBF)
       Token buchet filter(TBF) membatasi bandwith dengan metode shape & drop ,prinsip kerja menggunakan aliran token yang memasuki bucket dengan kecepatan (rate)konstan,jika token dalam bucket habis maka paket data diantri &kelebihanya dibuang,setiap paket data yang dikeluarkan identik dengan token.
·         FIFO
  Pada metode FIFO jika trafik melebihi nilai set maka paket data akan dimasukkan ke antrian, paket data tidak mengalami pembuangan hanya tertunda beberapa saat. Metode FIFO cocok diterapkan pada koneksi internet dengan bandwidth menengah 64kbps, untuk menghindari bootle neck pada jaringan LAN. Paket data jika melebihi batas konfigurasi akan di masukkan ke dalam antrian dan pada saat jaringan LAN tidak sibuk maka paket data dalam antrian akan dikeluarkan.
·         Random Early Detection
Random Early Detection atau bisa disebut Random Early Drop biasanya dipergunakan untuk gateway / router backbone dengan tingkat trafik yang sangat tinggi. RED mengendalikan trafik jaringan sehingga terhindar dari kemacetan pada saat trafik tinggi berdasarkan pemantauan perubahan nilai antrian minimum dan maksimum. Jika isi antrian dibawah nilai minimum maka mode 'drop' tidak berlaku, saat antrian mulai terisi hingga melebihi nilai maksimum maka RED akan membuang (drop) paket data secara acak sehingga kemacetan pada jaringan dapat dihindari.
5.Jelaskan komponen – komponen yang terdapat pada lalu lintas traffic conditioner (Classifier, Meter, Marker, Shapper/Dropper). . ...! 
Komponen-Komponen yang terdapat pada traffic conditioner
Ø  Classifier 
 Classifier memilih paket berdasar pada header paketnya dan meneruskan paket yang memenuhi aturan classifier pengolahan lebih lanjut. DS model menetapkan dua jenis paket classifier:
1.  Multi-Field ( MF) Classifier  dapat menggolongkan pada bidang DS seperti halnya pada IP lain, contoh, IP address and the port number, seperti RSVP.
2.  Behavior Aggregate ( BA) Classifier, hanya menggolongkan pada bit didalam bidang DS.

Ø  Meter 
Traffic meters mengukur jika penyampaian paket itu terpilih oleh classifier yang sesuai  dengan profil lalu  lintas  yang menguraikan QoS untuk SLA antara pelanggan dan penyedia jasa layanan. Suatu meter lewat status informasi ke fungsi pengkondisian yang lain  untuk men-trigger   tindakan  tertentu  untuk masingmasing paket, baik   mengerjakan maupun   tidak  mematuhi yang diminta kebutuhan Qos

Ø  Marker 
DS menetapkan DS field dari paket  IP berikutnya untuk bit tertentu. PHB adalah yang ditetapkan dalam 6 bit yang pertama DS field sehingga paket-paket yang ditandai disampaikan di dalam daerah DS menurut SLA antara pelanggan dan service provider.

Ø  Shaper/dropper
Paket shapers dan droppers menyebabkan konformasi pada beberapa properti lalu lintas yang dikonfigurasi, sebagai contoh, token bucket filter,  seperti “Service classes” Mereka menggunakan metoda berbeda untuk membawa arus ke dalam pemenuhan dengan profil lalu lintas profil. Shaper menunda beberapa atau semua paket tersebut. Dropper pada umumnya mempunyai suatu finite-size buffer, dan paket tidak mungkin dibuang jika ada space bufffer cukup untuk memegang paket yang ditunda. Dropper membuang beberapa atau semua paket itu. Proses ini adalah mengetahui menjaga ketertiban arus itu. Suatu dropper dapat diterapkan sebagai kasus yang khusus dari shaper dengan pengaturan ukuran shaper buffer pada paketnol(zero packets). 


Tugas Pengembangan jaringan Lanjut (Qos)

Nama                   :Ma’rifatun Nafila
Kelas                   :XI TKJ
Adviser               : Sutrisna,S.Kom
Mapel                 :TKL (Teknik Komputer Lanjutan)
                              Materi QoS
1.Jelaskan Definisi QoS ....!
Definisi QoS
Quality Of Service atau QoS  digunakan untuk mengukur tingkat kualitas koneksi jaringan TCP/IP internet/intranet. Ada beberapa metode untuk mengukur kualitas koneksi seperti bandwidth oleh user,ketersediaan koneksi,latency,losses dll.
2. Apa yang di maksud dengan bandwitd, latency, losses,
 availability..?
Ø  Bandwidth
    Bandwidth adalah kapasitas/daya tampung kabel ethernet agar dapat dilewati trafik paket data dalam jumlah tertentu. Bandwith juga bisa berarti jumlah komsumsi paket data persatuan waktu dinyatakan dengan satuan bit/second (Bps). Bandwidth internet disediakan oleh provider internet dengan jumlah tertentu tergantung sewa pelanggan.
Ø  Latency
   Jika kita mengirimkan data sebesar 3 Mbyte pada saat jaringan sepi waktunya 5 menit tetapi pada saat ramai 15 menit, hal ini disebut Latency. Latency pada saat jaringan sibuk berkisar 50-70 Msec.
Ø  Losses
     Losses adalah jumlah paket yang hilang saat pengiriman paket data ketujuan, kualitas terbaik dari jaringan LAN / WAN memiliki jumlah Losses paling kecil.
Ø  Availability
     Berarti ketersediaan suatu layanan Web, SMTP, POP3 & aplikasi pada saat jaringan LAN/WAN sedang sibuk maupun tidak.  
3. Jelaskan Traffic control pada QoS ....! 
Traffic Control
Traffic jaringan berhubungan dengan paket data yang di bangkitkan oleh kartu Ethernet pada komputer.
4. Bagaimana cara pengontrolan QoS (packet scheduler, token buchetfilter, fifo, random early detection).. . . .? 
Cara pengontrolan QoS
·        Paket scheduler
mengatur panyampaian arus paket yang berbeda di dalam Host & router yang di dasarkan atas kelas layanan, penggunaan antri managemen & berbagai penjadwalan algoritma. Suatu scheduler juga harus dapat menjaga ketertiban/ membentuk lalu lintas untuk di cocokan dengan suatu tingkatan layanan tertentu.Paket scheduler juga disebut dengan queing discipline.yaitu antrian dalam setiap kartu ethernet yang dipergunakan untuk menyimpan antrian paket data,paket data masuk/keluar melalui qdisc.
·         Token buchet filter(TBF)
       Token buchet filter(TBF) membatasi bandwith dengan metode shape & drop ,prinsip kerja menggunakan aliran token yang memasuki bucket dengan kecepatan (rate)konstan,jika token dalam bucket habis maka paket data diantri &kelebihanya dibuang,setiap paket data yang dikeluarkan identik dengan token.
·         FIFO
  Pada metode FIFO jika trafik melebihi nilai set maka paket data akan dimasukkan ke antrian, paket data tidak mengalami pembuangan hanya tertunda beberapa saat. Metode FIFO cocok diterapkan pada koneksi internet dengan bandwidth menengah 64kbps, untuk menghindari bootle neck pada jaringan LAN. Paket data jika melebihi batas konfigurasi akan di masukkan ke dalam antrian dan pada saat jaringan LAN tidak sibuk maka paket data dalam antrian akan dikeluarkan.
·         Random Early Detection
Random Early Detection atau bisa disebut Random Early Drop biasanya dipergunakan untuk gateway / router backbone dengan tingkat trafik yang sangat tinggi. RED mengendalikan trafik jaringan sehingga terhindar dari kemacetan pada saat trafik tinggi berdasarkan pemantauan perubahan nilai antrian minimum dan maksimum. Jika isi antrian dibawah nilai minimum maka mode 'drop' tidak berlaku, saat antrian mulai terisi hingga melebihi nilai maksimum maka RED akan membuang (drop) paket data secara acak sehingga kemacetan pada jaringan dapat dihindari.
5. Komponen-Komponen yang terdapat pada traffic conditioner
Ø  Classifier 
 Classifier memilih paket berdasar pada header paketnya dan meneruskan paket yang memenuhi aturan classifier pengolahan lebih lanjut. DS model menetapkan dua jenis paket classifier:
1.  Multi-Field ( MF) Classifier  dapat menggolongkan pada bidang DS seperti halnya pada IP lain, contoh, IP address and the port number, seperti RSVP.
2.  Behavior Aggregate ( BA) Classifier, hanya menggolongkan pada bit didalam bidang DS.

Ø  Meter 
Traffic meters mengukur jika penyampaian paket itu terpilih oleh classifier yang sesuai  dengan profil lalu  lintas  yang menguraikan QoS untuk SLA antara pelanggan dan penyedia jasa layanan. Suatu meter lewat status informasi ke fungsi pengkondisian yang lain  untuk men-trigger   tindakan  tertentu  untuk masingmasing paket, baik   mengerjakan maupun   tidak  mematuhi yang diminta kebutuhan Qos

Ø  Marker 
DS menetapkan DS field dari paket  IP berikutnya untuk bit tertentu. PHB adalah yang ditetapkan dalam 6 bit yang pertama DS field sehingga paket-paket yang ditandai disampaikan di dalam daerah DS menurut SLA antara pelanggan dan service provider.

Ø  Shaper/dropper
Paket shapers dan droppers menyebabkan konformasi pada beberapa properti lalu lintas yang dikonfigurasi, sebagai contoh, token bucket filter,  seperti “Service classes” Mereka menggunakan metoda berbeda untuk membawa arus ke dalam pemenuhan dengan profil lalu lintas profil. Shaper menunda beberapa atau semua paket tersebut. Dropper pada umumnya mempunyai suatu finite-size buffer, dan paket tidak mungkin dibuang jika ada space bufffer cukup untuk memegang paket yang ditunda. Dropper membuang beberapa atau semua paket itu. Proses ini adalah mengetahui menjaga ketertiban arus itu. Suatu dropper dapat diterapkan sebagai kasus yang khusus dari shaper dengan pengaturan ukuran shaper buffer pada paketnol(zero packets). 
   



Senin, 07 September 2015

ANALISA KEBUTUHAN BANDWIDTH

Advisor           : Selamet hariadi,S.Kom
Develper         : Ma’rifatun Nafila
Kelas               : XI TKJ/TKJ 6
Mapel              : TJL(Teknik Jaringan Lanjut)
Abstrak            : Pertemuan kali ini membahas tentang Analisa Kebutuhan Bandwidth.

ANALISA KEBUTUHAN BANDWIDTH

Kenapa Mengetahui perlu kebutuhan Bandwidth?
Agar penggunaan bandwidth efektif, klien harus mengetahui kebutuhan layanan untuk dirinya, sehingga dapat menghitung total bandwidth yang dibutuhkan. Semakin besar bandwidth yang digunakan semakin besar pembayaran bulanan pada ISP.

Untuk lebih jelas, segera baca dua contoh Studi kasus dibawah ini.

Studi Kasus 1
Sebuah sekolah menengah kejuruan negeri di Malang memiliki jaringan komputer yang terdiri dari 2 ruang lab. Komputer yang terhubun untuk browsing (tidak digunakan untuk download). Hitun kebutuhan bandwidth secara ideal.

Analisa kebutuhan bandwidth Studi Kasus 1:
1.        Penggunaan internet di sekolah banyak digunakan untuk layanan web atau browsing. Layanan web membutuhkan bandwidth minimal 128 Kbps.
2.        Lab. Komputer 2 ruangan, masing-masing 25 komputer. Total komputer adalah 25*2=50 komputer.
3.        Kebutuhan bandwidth adalah 128 Kbps *50=64000 Kbps.

Catatan : kebutuhan 128 Kbps adalah gambaran umum untuk layanan akses web atau browsing. Jadi untuk melakukan analisa di kline yang menggunakan layanan lainnya harus melakukan analisa mendlam pada akses bandwidth layanan yang digunakan.

Studi Kasus 2
Sebuah perusahaan toko online mempunyai 7 karyawan yang terdiri dari (Customer service 2 orang, kasir 2 orang, online marketing 1 orang, packing 2 orang dan manager 1 orang). Berapa bandwidth yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut?

Analisa kebutuhan bandwidth Studi Kasus 2 :
1. Semua karyawan membutuhkan koneksi internet dengan service web kecuali           bagian packing.
2. Jumlah komputer adalah  buah (2 komputer untuk custemer service, 1 komputer      untuk kasir, 1 komputer marketing dan 1 komputer untuk manager).
3. Jika semua komputer digunakan untuk akses web, maka masing-masing komputer   membutuhkan bandwidth sebesar 128 Kbps maka perhitungannya adalah.             5x128Kbps= 640 Kbps.


Saran untuk studi kasus ke-2 :
1. Bandwidth yang dibutuhkan sebesar 640 Kbps. Sebagian besar provider internet tidak menyediakan layanan dengan bandwidth sebesar 640 Kbps. Biasanya ISP menawarkan bandwidth internet sebesar 384 Kbps, 512 Kbps, 1024 Kbps dan            seterusnya.
2. Kebutuhan bandwidth 640 Kbps. Perusahaan dapat berlangganan internet pada ISP      seperti telkom denga layaan speedy dengan bandwidth 512 Kbps sebanyak 2 line            atau 1 Mbps sebanyak 1 line.
3. Untuk mengantisipasi koneksi terputus, sebaknya perusahaan berlangganan koneksi       internet paada 2 ISP yang berbeda. Berlangganan pada telkom dengan produknya        speed bandwidth sebesar 512 Kbps dan berlangganan koneksi pada ISP lain sebesar             512 Kbps.
4. Saran nomor 3 lebih baik dari pada berlanggana bandwidth speedy pada telkom             sebesar 512 Kbps sebanyak 2 line.

Sumber:

2. Pertemuan hari ini semua, kamis, 03 september 2015